AMAZING LIFE STORY

Month

June 2013

5 posts

Jun 17, 201317 notes
#Hope #Bandung
Pendidikan Bab Satu

Pendidikan Sebuah Pengantar
Pendidikan mengacu pada beberapa istilah sebut saja ta’lim, tarbiyah, dan ta’dib. Setiap istilah tersebut mempunyai penekanannya masing-masing untuk menggambarkan pendidikan seperti apa yang terbentuk nantinya. 

1. Ta’lim
Secara bahasa berarti mengerti, memberi tanda, mengecap. Ia  disimpulkan sebagai “usaha untuk menjadikan seorang (anak) mengenal tanda-tanda, membedakan sesuatu dari yang lainya , dan mempunyai pengetahuan, dan pemahaman yang benar tentang sesuatu” sehingga membuat seseorang berilmu atau pengajaran ilmu itulah ta’lim.

2. Tarbiyah
Secara bahasa berarti berkembang, merawat, memelihara, memperbaiki, memperindah, menjaga kelestarian.dalam konteks yang luas pengertian tarbiyah terdiri atas empat unsur pendekatan yaitu :

1). Memelihara dan menjaga anak didik menjelang dewasa

2). Mengembangkan seluruh potensi menuju kesempurnaan

3). Mengarahkan seluruh fitrah menuju kesempurnaan

4). Melaksanakan pendidikan secara bertahap

Dari penjabaran muatan makna yang terkandung dalam istilah tarbiyah, maka pendidikan yang ditawaran haruslah berproses, terencana, sistematis, memiliki sasaran yang ingin dicapai, ada pelaksana (pendidik), serta memiliki teori-teori tertentu

3. Ta’dib
Ia berarti ‘mendisiplinkan berprilaku sopan santun’, memperbaiki, mendidik, ‘mengadakan perjamuan yang berbuat dan berprilaku sopan santun. Ta’dib mengandung pengertian usaha untuk menciptakan situasi dan kondisi sedemikian rupa, sehingga anak didik terdorong dan tergerak jiwanya dan hatinya untuk berprilaku dan bersifat sopan santun yang baik sesuai dengan yang diharapkan.orientasi kata ta’dib lebih terfokus pada upaya pembentukkan pribadi muslim yang berahlak mulia.[1]

Bab Satu

Pendidikan diperlukan agar seseorang menjadi pintar. Pintar berarti mendapat nilai bagus dalam berbagai mata ajaran seperti matematika,pelajaran ilmu alam,pelajaran ilmu sosial, sejarah bahkan filsafat.

‘Penguasaan ilmu pengetahuan saja’ setidaknya itu yang terasa dari indikator pendidikan yang selama ini saya jalani selama kurang lebih 17 tahun. Dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Pun dari apa yang terlihat dari adik-adik kita yang mengenyam pendidikan dengan berbagai tipe kurikulum yang cepat sekali berubah. Apakah memang pendidikan itu melulu menjadikan seseorang harus pandai dan mempunyai nilai mentereng dalam matematika, fisika, atau ekonomi misalnya? Apa memang itu yang harus diajarkan pertama kali dalam proses pendidikan? 

Sayang sungguh sayang ketika pendidikan yang mengajarkan matematika, ilmu alam, ilmu sosial dan cabang ilmu pengetahuan lainnya atau bahkan seni ,seperti musik, menjadi hal yang terlalu dikedepankan. Apalagi untuk yang pertama kali diajarkan  kepada anak-anak atau bahkan kepada kita dahulu.Saya sepakat kepada mereka yang mengatakan bahwa semua itu tidak tepat sebagai prioritas yang harus  diajarkan dan dipahamkan pertama dalam proses pendidikan seorang manusia.

Satu bab pertama yang semakin pudar, bahkan bisa jadi hilang, dari proses panjang pendidikan kita dan anak-anak kita. Adab.  

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.“Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.[2]

Yaitu Adab kepada Allah dan adab kepada manusia, itulah prioritas pendidikan kita seharusnya. Hal yang pertama harus diajarkan dan dipahamkan. Kita yang sudah terlanjur seperti sekarang biarlah, tinggal kita belajar terus agar terus lebih baik. Namun jangan sampai generasi masa depan, anak-anak kita, menapaki langkah pendidikan yang tidak tepat.  Kedua adab itulah yang harus dipahamkan betul kepada anak-anak kita nanti.

————————————————————————————————————————
[1] Slide Pengantar Ta’lim Muta’alim oleh Ustad Bambang

[2] Al Quran terjemahan surat Luqman ayat 13-19

Jun 16, 2013
#pendidikan #opini
Ulama, Ayah, dan Anak

Suatu ketika seorang ayah berkata kepada anaknya tentang kedatangan orang mulia yang akan bertamu tidak lama lagi, “Wahai anakku, esok akan ada seorang ulama besar yang akan bertamu kerumah kita. Bersikap baiklah engkau kepadanya. Pelajarilah ilmu kepadanya.” Dengan rasa penasaran sang anak menanti kedatangan orang mulia yang disebutkan, “Siapakah gerangan orang tersebut sampai ayahku yang juga ulama bergembira menyambut kedatangannya?” 

Ulama yang ditunggu akhirnya datang juga, ketika itu hari sudah malam dan jamuan makan malam pun dihidangkan untuk menyambutnya. Terlihat beliau makannya banyak dan juga lahap. Kemudian setelah makan terlihat  langsung masuk ke kamar tidur. Sang anak sedikit mengerutkan dahi sambil bergumam dalam hatinya, “Bukankah makan secukupnya itu lebih baik? Dan bukankah setelah makan tidak diperkenankan tidur?”, sang anak agak heran dengan perilaku ulama tersebut.

Esok harinya sang anak melihat ulama tersebut keluar dari kamar tidur dan langsung melaksanakan shalat shubuh. Keheranan semakin bertambah dan hal itu mulai menggangu pikiranya. Ditanyakanlah keheranan itu kepada ayahnya, “Ayah, mengapa ulama sahabat ayah itu ketika makan banyak sekali dan langsung tidur? Dan mengapa beliau ketika bangun untuk shalat tidak berwudhu?” Sang ayah lantas menyuruh anaknya untuk bertanya langsung kepada ulama sahabatnya itu. 

“Wahai ulama, ada hal yang membuatku heran dengan beberapa perilaku  yang terlihat olehku. Bolehkah saya bertanya kepada anda?” sang anak bertanya. Ulama lantas mempersilahkan pertanyaannya untuk disampaikan.

“Mengapa engkau makan begitu banyak dan langsung tidur kemarin  malam?” sang anak memulai pertanyaannya.

“Ayahmu adalah orang yang penuh berkah,anakku. Makanan yang tersaji diatas meja orang yang diberkati pastilah memiliki keberkahan.Aku tidak ingin menyia-nyiakan hal tersebut. Ketahuilah aku memang masuk ke kamar tidur setelah makan karena lelah dengan perjalanan. Aku ingin beristirahat namun aku tidak tidur.”

“Lalu, bagaimana bisa engkau tadi shalat tanpa berwudhu?” Puncak keheranan yang menjadi pertanyaan besar.

“Setelah aku masuk kedalam kamar aku tidak tidur, sesungguhnya aku merenungi salah satu hadits Rasulullah saw sepanjang malam.  Hadits itu berbunyi يا أبا عمير؛ ما فعل النغير

‘Wahai Abu Umair (panggilan untuk anak tersebut, pen.), apa yang dilakukan oleh burungmu?’  Dari sana kudapatkan 73 hal (hukum). Dan karena aku tidak tidur aku, pun langsung mengerjakan shalat karena wudhuku masih terjaga” 

“Ah…” Sang anak mengangguk dan ia pun mulai bertanya banyak hal kepada ulama tersebut.

———————————————————————————————————————-
Cerita diatas di modifikasi dari kisah Imam Syafi’i yang berkunjung kepada Imam Ahamd bin Hambal.

Jun 16, 20132 notes
#cerita #muslim
Play
Jun 7, 20138 notes
Scraps of Hana's life: Membangunkan Kebaikan → hanakochan.tumblr.com

hanakochan:

REPUBLIKA.CO.ID,Oleh Asma Nadia

Mengapa banyak mal, toko buku besar, bioskop, hotel, serta perkantoran megah, memiliki mushala tak layak, hanya menampung dua tiga orang, terkadang berada di bawah tangga, sehingga sulit untuk berdiri tegak saat beribadah.

Dan, ini terus berlangsung meski staf…

Jun 2, 201388 notes
#nasihat #Kebaikan

May 2013

23 posts

Ragillia Rach: 99 Cahaya di Langit Eropa → ragilliarach.tumblr.com

hanadiningsih:

Dalam museum Louvre, Paris, di salah satu lukisan Bunda Maria dan bayi Yesus, di bagian hijabnya, terdapat inskripsi arab yang bertuliskan “La ila ha Ilallah.”

Axe historique adalah garis imajiner yang membelah kota Paris, bernama lain “voie triomphale” yang berarti…

Baca bukunya! Ga akan nyesel deh :D

May 27, 201313 notes
#buku
May 26, 2013
#raos #Ramadhan #bandung
Play
May 24, 2013
#trailer #cool!
Kenapa sih orang KEPO?

1. KEPO,istilah yang populer dalam beberapa tahun terakhir, adalah singkatan dari knowing every particular object.#kenapaKepo

2.  Selidik punya selidik, ternyata secara bahasa, kata ‘manusia’ memang bisa menjelaskan KEPO itu sendiri.  #kenapaKepo

3. Kata ‘manusia’? Ya! tepatnya ‘manusia’ dalam bahasa arab yaitu ‘An-Nas’ Intip sini yuk!  #kenapaKepo

4. Ada akar kata dari An-Nas yaitu anas yang punya arti ‘alima. ‘Alima berarti mengetahui. #kenapaKepo

5. Ibnu khaldun menyatakan “secara esensial manusia itu bodoh, dan menjadi berilmu melalui pencarian pengetahuan“ #kenapaKepo

6. Uncle Aristoteles pun pernah bilang klo manusia itu adalah makhluk yang menghasrati pengetahuan. #kenapaKepo

7. Jadi kenapa Kepo? karena rasa ingin tahu adalah sesuatu yang build-in dalam setiap manusia, sudah fitrahnya begitu #kenapaKepo

May 24, 20131 note
#why?
May 22, 20134 notes
#cool!
May 20, 20132 notes
#FoSSEI jabar #kampanye #bandung
Ayo Baca Yo!

Menurut ’Aidh bin Abdullah al-Qarn, ada 11 manfaat membaca:

1. Membaca menghilangkan kecemasan dan kegundahan.

2. Ketika sibuk membaca, sesorang terhalang masuk dalam kebodohan.

3. Kebiasaan membaca membuat orang terlalu sibuk untuk bisa berhubungan dengan orang2 malas dan tidak mau bekerja.

4. Dengan sering membaca, seseorang bisa mengembangkan keluwesan dan kefasihan dalam bertutur kata.

5. Membaca membatu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berpikir.

6. Membaca meningkatkan pengetahuan seseorang dan meningkatkan memori dan pemahaman.

7. Dengan sering membaca, seseorang dapat mengambil manfaat dari pengalama orang lain, seperti mencontoh kearifan orang bijaksanan dan kecerdasan orang-orang berilmu.

8. Dengan sering membaca, seseorang dapat mengembangkan kemampuannya baik untuk mendapat dan merespon ilmu pengetahuan maupun untuk mempelajari disiplin ilmu dan aplikasi didalam hidup.

9. Keyakinan seseorangakan bertambah ketika dia membaca buku2 yang bermanfaat, terutama buku2 yang ditulis oleh penulis2 yg baik. Buku itu adalah penyampai ceramah terbaik dan ia mempunyai pengaruh kuat untuk menuntun seseorang menuju kebaikan dan menjauhkan dari kejahatan.

10. Membaca membantu seseorang untuk menyegarkan pikirannya dari keruwetan dan menyelamatkan waktunya agar tidak sia2.

11. Dengan sering membaca, seseorang bisa menguasai banyak kata dan mempelajari berbagai model kalimat, lebihlanjut lagi ia bisa meningkatkan kemampuannya untuk menyerap konsep dan untuk memahami apa yang tertulis “diantara baris demi baris” (memahami apa yang tersirat).

*silahkan di repost, share, bagi pencinta buku

Diambil dari Darwis Tere Liye status.

May 19, 201313 notes
#buku #membaca
Play
May 18, 20139 notes
#info bandung #kampanye #FoSSEI jabar
May 18, 201326 notes
#info
@akhirulsyah: cerita sebuah negeri → akhirulsyah.tumblr.com

akhirulsyah:

mendongeng sedikit, cerita ini hanya fiktif dan imajinasi belaka (dan semoga tidak menjadi kenyataan)..

alkisah di sebuah negeri yang bernama suudzonesia.. rakyat2nya saling tidak mempercayai satu sama lain dan selalu berprasangka buruk kepada orang lain.. semua jadi serba salah..

…

May 18, 20132 notes
May 17, 20131 note
#bandung #hope
May 16, 20132 notes
#info bandung #unpad #ekonomi islam #iseg
Play
May 15, 20139 notes
#kampanye #FoSSEI jabar #bandung
May 15, 20133 notes
#FoSSEI jabar #kampanye #bandung
May 15, 201311 notes
#GUNDAM #cool!
Next page →
2012 2013
  • January 31
  • February 13
  • March 26
  • April 22
  • May 23
  • June 5
  • July
  • August
  • September
  • October
  • November
  • December
2011 2012 2013
  • January 208
  • February 100
  • March 148
  • April 80
  • May 60
  • June 57
  • July 82
  • August 80
  • September 64
  • October 59
  • November 63
  • December 29
2010 2011 2012
  • January
  • February
  • March
  • April
  • May
  • June
  • July
  • August 6
  • September 8
  • October 35
  • November 79
  • December 105
2010 2011
  • January 3
  • February
  • March
  • April 2
  • May
  • June
  • July
  • August
  • September
  • October
  • November
  • December