Izinkanlah malaikat menjagaku dari kelamnya nafsu dunia.
Akhir yang baik menjadi dambaan ketika cerita di dunia ini selesai. Titik! Cerita tak berlanjut.Tapi akan ada cerita lain yang dimulai nanti. Suatu kisah perjalanan pulang ke kampung akhirat nun jauh disana. Ya Rabb semoga kami bisa menapakan kaki di surga-Mu kelak yang mengalir dibawahnya sungai-sungai. Ah indahnya.
setiap orang memiliki tempat untuk pulang , entah itu berwujud rumah,seseorang,maupun Dzat yang Maha
sedang yang aku bicarakan saat ini adalah tempat pulang yang berwujud seseorangmanusia bebeda jenis yang tidak terpisah jauh dari diri , tapi dialah rumah yang paling nyaman untuk sekedar melepas penat dan pikiran , melepas kesedihan dan kerinduan , melepas beban dan kebahagiaan
rumah dalam wujud seseorang ini sengaja diciptakan Tuhan demikian , tempat rasa tentram ketika berada disana memberikan manusia kecenderungan untuk mencari rumah yang paling baik
dalam kondisi saat ini banyak rumah yang berusaha tampil megah , sayangnya setiap kemegahan tidak menjaminkan kebahagiaan
ketika ditanya seseorang , “dimana rumahmu ?”
aku menjawab , tertawa , kemudian , “belum ketemu”
mungkin lebih tepatnya aku sudah menemukan , tapi belum berani untuk mengajukan penawaran
Rumah yang dikelilingi kebahagian dan kebaikan itu harganya tidak mahal
tapi syarat untuk menjaganya itu yang sangat mahal
aku harus memiliki tidak sekedar kemampuan materi untuk sekedar membelinya lantas mempergunakan seenaknya seperti villa, aku ingin tinggal disana setiap hari
jika perlu kubawa rumah itu kemanapun aku pergi
untuk itu aku memerlukan bantuan Tuhan
Dia arsitek sekaligus pengembang yang yang membangun rumah itu
kepada-Nya pula aku harus membeli …
saat ini . .
aku hanya mondar mandir di depan pagar , menyentuh pagarnya pun aku belum berani apalagi membukanya
Temanggung , 1 Juni 2012
kembali saya belajar lagi.. terima kasih :)
Industri rokok penting untuk ekonomi Indonesia? Coba dibaca baik baik tulisan yang saya dapatkan dari ylki.or.id
- industri tembakau hanya memberikan kontribusi sebesar 1 persen dari total output nasional dan menduduki peringkat ke-34.
- Sedangkan dari…
Sederhanakan bicaramu, perkayalah wawasanmu
Sederhanakan sikapmu, perkayalah kasih sayangmu
Sederhanakan urusanmu, perkayalah impianmu
Sederhanakan strategimu, perkayalah fokusmu